SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Wings Terbangi Karimun-Batam

  • Reporter:
  • Selasa, 21 Mei 2019 | 09:37
  • Dibaca : 89 kali
Wings Terbangi Karimun-Batam
Kepala Bandara RHA Fanani Zuhri menemui Bupati Karimun Aunur Rafiq dan Kadishub Karimun Muhammad Fajar Horison terkait persiapan uji coba Wings Air di Karimun, baru-baru ini. /ist

KARIMUN – Maskapai Wings Air membuka penerbangan komersial dari Bandara Raja Haji Abdullah (RHA) Karimun ke Bandara Internasional Hang Nadim Kota Batam. Maskapai naungan Lion Group ini mulai mengudara pada 30 Mei 2019.

Dibukanya penerbangan komersial itu membawa kabar baik setelah proses panjang yang dilakukan pihak bandara sejak 2017 lalu. Hasilnya, pada Kamis (16/5) lalu, Wings Air memberi sinyal baik dengan merespons pengajuan dilakukan pihak bandara dengan membuka jalur penerbangan Karimun- Batam dalam waktu dekat.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Raja Haji Abdullah (RHA) Fanani Zuhri mengatakan, kabar resmi terkait mengudaranya WIngs Air di Kabupaten Karimun diketahui setelah pihak Bandara bersama Jajaran Direksi Lion Group melakukan pertemuan pada Kamis (16/5) lalu. Berdasarkan pertemuan bersama Direksi itu, langsung diputuskan pada Kamis (23/5) akan dilakukan Proving Flight di Bandara RHA dengan rute Batam ke Karimun kembali ke Batam.

“Alhamdulillah dari pertemuan malam itu, langsung diputuskan Wings Air akan masuk ke Karimun. Hari Kamis besok akan dilakukan Proving Flight, dijadwalkan terbang perdana akan dilakukan pada 30 Mei mendatang,” kata Fanani ditemui di kantornya, Senin (20/5).

Ia menjelaskan, tujuan dilakukan proving flight ialah untuk melakukan uji coba kelayakan bandara dan memastikan prosedur tetap pada saat penerbangan dan pendaratan nantinya. Menurutnya, apabila dalam proving flight yang nanti dilakukan kelayakan bandara dinilai baik, maka sudah dipastikan pada 30 Mei nanti Wings Air akan memulai penerbangan perdana dengan melayani rute Karimun- Batam.

“Kalau tidak ada perubahan dari pihak maskapai, tanggal 30 sudah mulai terbang perdana dan akan melayani rute Karimun Batam setiap harinya,” katanya.

Fanani menyebutkan, rute Karimun Batam akan dilayani maskapai Wings Air dengan jenis Avions de Transport Regional (ATR) 72 seri 600 dengan kapasitas penumpang sebanyak 72 orang. Untuk jadwal keberangkatan, direncananakan dari Karimun ke Batam dilakukan pada pukul 09.40 dan tiba di Batam 10.15, sementara dari Batam ke Karimun keberangkatan pada pukul 08.45 dan tiba di Karimun 09.10.

“Untuk harga belum diketahui pastinya, namun apabila berdasarkan Permenhub Nomor 106 tahun 2019 itu batas tertinggi untuk rute Batam- Karimun itu dibandroll harga Rp 289 ribu, sementara batas sementara Batas terendah yakni Rp 110 ribu harga ini belum termasuk biaya airport tax dan bagasi. Namun demikian kita masih menunggu harga dari maskapai wings,” katanya.

Ia mengatakan, secara kesiapan bandara dalam menyambut masuknya maskapai wings air tersebut, menurutnya sudah matang. Pihaknya telah melakukan rapat untuk mempersiapkan personil dan juga Bandara RHA telah diverifikasi oleh Kementerian Perhubungan dan dinyatakan layak melayani pesawat tipe ATR 72.

“Kesiapan kita sudah oke, ditambah kita juga sudah lulus verifikasi dan dinyatakan layak melayani penerbangan dengan tipe pesawat ATR 72,” katanya.

Fanani menyebutkan, kedepannya tidak menutup kemungkinan akan adanya penambahan rute penerbangan ke daerah lainnya seperti Tanjungpinang. Hal itu

“Untuk sementara rute yang tersedia itu di Batam, namun seiring berjalan kita sudah diskusi dan ada satu rute lagi yang memungkinkan, karena ada penambahan rute dari Letung ke Tanjungpinang, nanti direncanakan pesawat itu akan ditarik ke Karimun,” katanya.

Ia mengatakan, untuk potensi penumpang rute Karimun Batam sangatlah tinggi, menginggat penyuplai penerbangan di Batam itu banyak berasal daerah Karimun. Ditambah masyarakat Karimun kerap kali sering bepergian ke Batam.

“Kehadiran penerbangan ke Batam ini juga menjadi alternatif disamping angkutan laut. Harapannya, ini akan terus berkembang dan menarik maskapai lainnya untuk masuk ke Karimun,”katanya.

Fanani mengatakan, dalam tahun ini juga Bandara RHA akan melakukan pengembangan bandara dengan melakukan perluasan gedung terminal. Saat ini, menurutnya teminal Bandara RHA hanha seluas 286 meter persegi menjadi 700 meter persegi. Sementara pada tahun 2020 pihaknya akan mengembangkan aspek keamanan dan keselamatan

“Kita terus melakukan pengembangan untuk lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan kedepannya,” katanya.

Bandara Raja Haji Abdullah sebelumnya telah menjajaki 3 maskapai penerbangan di Indonesia, ketiga maskapai itu antara lain Citilink, Enam Air dan Wings Air. Sejauh ini, baru maskapai Wings Air yang baru menyetujui penajuan itu dan segera mengudara di Karimun.

ricky robiansyah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com