SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

UMS Dianggap Menambah Beban Investor

  • Reporter:
  • Kamis, 1 Februari 2018 | 13:43
  • Dibaca : 304 kali
UMS Dianggap Menambah Beban Investor
Ilustrasi Foto AGUNG DEDI LAZUARDI

BATAM – Pemprov Kepri diminta bijak menyikapi tuntutan buruh terkait Upah Minimum Sektoral (UMS) Kota 2018. Pengusaha meminta semua pihak menjaga iklim investasi di Batam ditengah situasi ekonomi yang belum stabil.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepri Cahya mengatakan kondisi ekonomi Batam yang sedang mengalami perlambatan signifikan, membuat perusahaan mengalami kesulitan operasi untuk bertahan. Dia mencontohkan, ada 74 perusahaan harus gulung tikar di tahun 2017 lalu. Jika UMS disetujui, dipastikan beban pengusaha bertambah dan semakin banyak perusahaan di Batam yang terancam tutup.

Menurut Cahya, UMK di Batam 2018 sebesar Rp3,523 juta tergolong tinggi jika dibandingkan dengan negara tetangga, Malaysia. Kondisi ini membuat investor sulit bersaing, terlebih mengembangkan investasinya.

“Upah salah satu faktor penting, jika kondisi kita tidak menentu akan banyak investor hengkang dari Batam dan memilih negara-negara yang upahnya lebih murah,” kata Cahya, Rabu (31/1/2018).

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com