SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Korban Tewas Miras Oplosan 31 Orang

  • Reporter:
  • Rabu, 11 April 2018 | 15:23
  • Dibaca : 180 kali
Korban Tewas Miras Oplosan 31 Orang

BANDUNG–Korban tewas akibat menenggak minuman keras (miras) oplosan di sejumlah wilayah di Jawa Barat terus bertambah. Hingga kemarin, total tercatat ada 31 korban tewas.

Rinciannya, di Cicalengka 20 orang, Ma jalaya, Kabupaten Ban dung 3 orang; di Sekejati, Bua hbatu, Kota Bandung 3 orang, dan di Palabuhanratu, Sukabumi ada 5 orang. Jumlah tersebut masih ada kemungkinan bertambah kare – na korban yang kritis dan men – jalani perawatan di Rumah Sa – kit Umum Daerah (RSUD) Cica – lengka masih banyak. Kor ban yang mengeluhkan dam pak miras op losan ini juga ber tambah dari 27 orang menjadi 45 orang. “Total ada 45 orang yang masuk ke ru mah sakit dan yang meninggal dari Jumat (6/4) hingga hari ini (ke marin) ada 20 orang. Rata-rata usia mereka 19 sampai 52 tahun yang satu di antaranya adalah perempuan,” ujar Di rektur RSUD Cicalengka dr Yani Sumpena kemarin.

Dia menyebutkan, selain 20 orang meninggal dunia, ada 4 pasien yang pulang paksa atas permintaan sendiri, rawat inap 8 orang, di instalasi gawat da – rurat 11 orang, dan dirujuk ke RSHS 2 orang. Untuk korban meninggal dunia, 19 orang me – ninggal di rumah sakit dan 1 orang meninggal ketika saat tiba di rumah sakit. Sementara di RSUD Ma – jalaya, Kabupaten Bandung, ada juga korban miras oplosan yang jumlahnya mencapai enam orang. Dari jumlah itu, tiga di antaranya meninggal. Identitas mereka adalah Gilang Maulana, warga Cikancung; Her diana, warga Rancaekek; Mur dianto, warga Paseh.

Kapolres Bandung AKBP Indra Her mawan menyebutkan, para kor ban mengeluhkan sakit, seperti muntah-muntah dan pandangan tidak jelas. Pihaknya berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dalam mencari tahu penyebab kematian korban. Sementara di Pala buh an – ratu, Kabupaten Sukabumi, miras oplosan merenggut lima nya wa pemuda pada Minggu- Senin (8-9/4). Kelima korban mengalami mual, muntah, dan kejang-ke jang seusai meneng – gak miras op losa n pada Sabtu (7/4) malam.

“Kejadian sejak tiga hari lalu, warga mengonsums i miras op los an itu pada Sabtu malam. Ka mi baru mendapat laporan ke ma rin Minggu (8/4) di Kam pung/ Desa Citepus, Kecamatan Palabu hanratu, Kabupaten Su ka bumi,” kata Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi kemarin. Sementara di Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, tiga orang tewas pada Minggu (8/4) seusai pesta miras pada Sabtu (7/4/2018) malam. Informasi yang di himpun menyebutkan, sebelum tewas, tiga korban berpesta miras yang dioplos dengan ginseng.

3.000 Botol dan 25 Jeriken Miras Disita

Jajaran Polrestabes Bandung menyita 3.000 botol dan 25 jeriken, masing-masing berisi 25 liter miras dari seorang pen jual yang berdomisili tidak jauh dari lokasi kejadian. Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan sangat prihatin dengan kasus te wasnya belasan orang akibat miras oplosan di Cicalengka, Ka bu paten Bandung dan Sekejati, Buahbatu, Kota Bandung. Agung mengatakan, berdasarkan penyelidikan, minum an yang dikonsumsi korban di Cicalengka dan di Sekejati hampir sama. Alkohol dioplos dengan ginseng, obat batuk, dan obat antinyamuk.

“Guna mencegah agar kasus serupa tidak terulang, mulai hari ini saya perintahkan seluruh jajaran untuk melakukan razia miras,” ujar Agung. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengaku sa – ngat prihatin mendapati kabar puluhan nyawa melayang akibat menenggak miras oplosan. Seakan tidak percaya, gubernur yang akrab disapa Aher itu mempertanyakan mengapa masih saja ada yang menenggak mi ras oplosan. Terlebih, miras jelas-jelas dilarang agama karena membahayakan. “Saya sangat prihatin dengan kejadian ini. Beberapa kali terjadi, tapi kok masih saja kejadian lagi,” ung kap Aher, kemarin.

Aher meminta masyarakat Jabar tidak lagi meminum miras, sebab sesuatu yang dilarang agama dipastikan berbahaya bagi manusia. Dia pun meng imbau para orang tua untuk se nantiasa melakukan pengawasan kepada anak-anaknya, terutama anak-anak usia remaja.

Agus warsudi/ adi haryanto/ agung bakti sarasa

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com