SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Terapkan Sistem Zonasi, Akomodir Anak Sekitar

Terapkan Sistem Zonasi, Akomodir Anak Sekitar
Ilustrasi Foto Agung Dedi Lazuardi.

KARIMUN – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2018-2019 di Kabupaten Karimun menerapkan sistem zonasi. Pihak sekolah akan mengakomodir calon siswa didik di lingkungan sekitar, namun kuota penerimaan dibatasi berdasarkan jumlah siswa yang keluar atau lulus dari sekolah tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Karimun, Bakri Hasyim mengatakan, jumlah penerimaan siswa baru setiap sekolah nantinya akan dibatasi berdasarkan jumlah siswa yang telah keluar atau lulus. Ia mencontohkan, setiap kelas standar peserta didik berjumlah 32 orang. Apabila terdapat tiga kelas yang lulus pada tahun ini, maka penerimaan siswa totalnya, yakni 96 orang.

“Jadi kami membandingkan berapa siswa yang keluar dan mendaftar. Angkanya harus sesuai antara siswa yang lulus dan yang masuk nantinya. Ini akan kami bahas Senin nanti bersama perwakilan sekolah,” ujarnya, Jumat (11/5/2018).

Ia menjelaskan, mulai tahun ini PPDB akan menerapkan sistem zonasi sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Nomor 17 tahun 2017 tentang Penerapan Sistem Zonasi. Artinya, sekolah wajib menerima calon peserta didik yang berdomisisli pada radius zona terdekat dari sekolah. “Setiap sekolah diwajibkan menerima peserta didik yang berdomisili disekitar sekolah. Dalam aturan yang sudah ada, minimal 90 persen dari jumlah kuota penerimaan,” katanya.

Menurut Bakri, dengan penerapan sistem zonasi akan menciptakan pemerataan pendidikan di wilayah Kabupaten Karimun. Di mana semua sekolah akan mendapatkan kuota secara merata, dan tidak ada sekolah unggulan.

“Kami minta panitia penerimaan di sekolah untuk memberikan pemahaman kepada orang tua untuk mengikuti aturan ini, Dengan adanya ini tidak ada sekolah yang pendaftarannya membeludak dan sekolah yang sepi pendaftar,” katanya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com