SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Batamindo Bangun Kawasan Industri Halal

  • Reporter:
  • Kamis, 13 Juni 2019 | 14:48
  • Dibaca : 301 kali
Batamindo Bangun Kawasan Industri Halal
ilustrasi. / DOK SINDO BATAM

BATAM – Kawasan Industri Batamindo menjadi salah satu kawasan industri yang masuk dalam rencana pengembangan kawasan industri halal di Indonesia. Kawasan tersebut berencana mengembangkan zona halal seluas 17 hektare dari total area seluas 320 hektare.

Manager Admin and General Affair PT Batamindo Investment Cakrawala Tjaw Hioeng mengatakan pihaknya sudah lama mempersiapkan lahan tersebut untuk mengembangkan zona industri halal. Hanya saja sampai saat ini regulasi dari pemerintah pusat tak kunjung keluar terkait pengembangan kawasan industri halal.

“Kalau potensinya kami kira memang sangat besar. Apalagi untuk pasar ekspor, karena Batam ini memang terletak sangat strategis,” kata Tjaw, Rabu (12/6).

Industri halal menurut dia tak hanya yang berkaitan dengan makanan dan minuman saja tapi juga farmasi, kosmetik, pakaian dan lainnya. Sehingga hal ini yang mendasari pihaknya tertaik untuk membuat cluster industri halal di dalam Kawasan Industri Batamindo.

Pihaknya berharap pemerintah pusat khususnya Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bisa menggesa aturan atau regulasi industri halal tersebut. Sehingga pihaknya juga bisa segera merealisasi rencana pengembagan zona industri halal. Dengan demikian pihaknya yakin bisa menarik investor-investor baru masuk ke Batam.

“Kami sudah mempersiapkan lahannya. Sekarang tinggal menunggu dari pemerintah, janjinya regulasinya Oktober selesai, mudah-mudahan saja bisa terlaksana,” katanya.

Kelebihan pengembangan industri halal menurut dia di dalam kawasan nantinya akan ada banyak sektor pendukungnya. Mulai dari kantor sertifikasi halal hingga transportasi logistiknya yang juga halal. Sehingga akan ada pelayanan sertifikasi halal yang bisa one stop service. Selain itu juga akan ada laboratoriumnya, dan tenaga verifikasinya.

“Jadi bisa cepat, kalau sekarang kan untuk sertifkasi halal saja harus ke bogor dan membutuhkan waktu yang lama,” katanya.

Sebelumnya Kemenperin terus mengakselerasi pembangunan kawasan industri halal di dalam negeri. Kawasan industri halal merupakan sebagian atau seluruh bagian kawasan industri yang dirancang dengan sistem dan fasilitas untuk mengembangkan industri yang menghasilkan produk-produk halal sesuai dengan sistem jaminan produk halal.

“Terdapat empat kawasan industri yang masuk dalam rencana pengembangan kawasan industri halal di Indonesia,” kata Direktur Perwilayahan Industri Direktorat Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin Ignatius Warsito di Jakarta.

Keempat kawasan industri tersebut adalah Batamindo Industrial Estate, Bintan Industrial Park, Jakarta Industrial Estate Pulogadung, dan Modern Cikande Industrial Estate. Pengembangan area ini menjadi salah satu upaya mendukung pemberlakuan sertifikasi produk halal pada 17 Oktober 2019.

“Keempatnya telah mengajukan diri ke Kemenperin untuk mengembangkan kawasan industri halal. Dari mereka, baru Modern Cikande yang telah launching,” ungkap Warsito.

Kemenperin mencatat, Batamindo Industrial Park berencana mengembangkan zona halal seluas 17 hektare (Ha) dari total area seluas 320 Ha, kemudian Bintan Industrial Estate seluas 100 Ha dari 320 Ha secara total, dan Modern Cikande seluas 500 Ha.

Warsito menambahkan, dalam pengembangan kawasan industri halal, Kemenperin memiliki tugas untuk menetapkan standardisasi, memberikan insentif, serta memfasilitasi promosi dan kerja sama teknis. Nantinya, aspek-aspek tersebut diatur dalam peraturan Menteri Perindustrian. Aspek insentif juga diusulkan dalam pelayanan satu atap untuk mendapatkan sertifikat halal.

Adapun kriteria kawasan industri halal, antara lain memiliki manajemen kawasan industri halal, memiliki atau bekerja sama dengan laboratorium untuk pemeriksaan dan pengujian halal, sistem pengelolaan air bersih sesuai dengan persyaratan halal, memiliki sejumlah tenaga kerja yang terlatih dalam jaminan produk halal, serta memiliki pembatas kawasan industri halal.

ahmad rohmadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com